-->

Emosi yang Terkontrol Baik Bagi Kita - Review Bab 18 Buku "Hidup ini Singkat, Jangan Dibuat Berat / Life is Short, Make it Great"



Kecerdasan emosional merupakan kesadaran diri akan emosi kita sendiri, pemahaman, dan pengelolaan emosi dengan tujuan untuk mencapai hasil yang positif. Banyak riset menunjukkan bahwa energi positif dan pengendalian emosi yang baik dapat meningkatkan produktivitas, terutama dalam bisnis. Memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku sangat penting untuk menemukan level kewarasan emosional kita dan menjaga bagaimana emosi serta masalah mempengaruhi kinerja.

Pentingnya Menjaga Emosi

  • Kesadaran Diri: Menyadari dan memahami emosi diri serta dampaknya terhadap orang di sekitar kita.
  • Penilaian Diri: Meningkatkan kemampuan untuk menilai, memahami, dan menerima kelebihan serta kelemahan diri.
  • Kepercayaan Diri: Meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri.
  • Kecenderungan Emosional: Membimbing atau memfasilitasi pencapaian tujuan.

Kompetensi Emosional di Tempat Kerja

Memiliki kompetensi emosional yang baik sangat penting karena:

  1. Meningkatkan Keunggulan Diri: Membantu kita berjuang dan berusaha mencapai keunggulan.
  2. Inisiatif dan Motivasi: Meningkatkan kemampuan untuk berinisiatif dan lebih termotivasi.

Pilar Kecerdasan Emosional

  1. Kesadaran Diri: Mengenali emosi dan dampaknya.
  2. Manajemen Diri: Mengendalikan emosi dan adaptasi.
  3. Keterangan Sosial: Memahami dan berempati dengan orang lain.
  4. Manajemen Hubungan: Membangun hubungan yang sehat.

Penelitian tentang Kecerdasan Emosional

Penelitian menunjukkan bahwa skor kecerdasan emosional berkaitan langsung dengan produktivitas tinggi. Studi terbaru dari perusahaan di Dallas mendapati bahwa perbedaan produktivitas antara karyawan dengan kecerdasan intelektual rendah dan kecerdasan emosional tinggi adalah 20 kali lebih besar.

Tips Mengendalikan Emosi

  1. Identifikasi Emosi: Kenali emosi dan penyebabnya.
  2. Catat Emosi: Tuliskan emosi dan penyebabnya dalam catatan.
  3. Kontrol Emosi: Jangan biarkan emosi meluap-luap.
  4. Pertanyaan Reflektif: Tanyakan pada diri sendiri apa emosinya, apa penyebabnya, apa reaksi yang mungkin terjadi, dan apa reaksi yang paling bijak.
  5. Hindari Dendam: Jangan membuang waktu untuk membalas dendam.

Fokus pada Masa Depan

Seringkali emosi negatif muncul karena terlalu mencemaskan masa lalu. Fokus pada masa depan dapat membantu kita mengelola emosi dengan lebih baik.

Langkah Mempertahankan Ketenangan

  1. Masukan Netral: Minta masukan dari seseorang yang netral.
  2. Aktivitas Fisik: Lakukan aktivitas fisik atau hobi yang disukai, seperti olahraga. Misalnya, bermain badminton dapat menjadi penyaluran emosi negatif dengan baik.

Dengan mengikuti anjuran dalam buku ini, kita dapat mengendalikan emosi dengan lebih baik, menjaga produktivitas tinggi, dan mengelola konflik serta stres dengan lebih efektif. Emosi yang terkontrol akan membantu kita mencapai hasil yang lebih positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Emosi yang Terkontrol Baik Bagi Kita - Review Bab 18 Buku "Hidup ini Singkat, Jangan Dibuat Berat / Life is Short, Make it Great""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel